Minggu, 29 Juli 2012
Polemik Ariel Bebas, Ini Kata Peterpan
VIVAlife - Hampir seminggu sudah Nazriel Irham atau Ariel Peterpan bebas bersyarat dari Rutan Kebon Waru Bandung. Namun, berita kebebasan Ariel menjadi polemik sendiri di masyarakat dengan munculnya keluhan dari sejumlah pihak.
Berita kebebasan Ariel dinilai terlalu berlebihan. Kepada VIVAlife, David sang keyboardis Peterpan menanggapi soal isu keluhan tersebut. "Kenapa begitu, saya juga bingung. Justru, tadinya kami penginnya diam-diam, ingin yang tenang-tenang saja," ujar David.
Para personil Peterpan merasa kaget dengan pemberitaan berlebihan Ariel bebas dari penjara. "Kalau pemberitaan kan kembali kepada para media semua. Kenapa bisa seheboh itu," tambah David.
Lalu sedang sibuk apakah Peterpan saat ini? kepada VIVAlife, David menceritakan tentang proyek biografi Peterpan yang akan selesai tahun ini.
"Biografi itu tentang semua. Jadi kalau ada pertanyaan tentang kita 2010-2012, ada di buku itu, tentang pribadi masing-masing. Pokoknya selama vakum dua tahun, ada di situ," ujarnya.
Kamis, 08 Desember 2011
Ketua PSSI: Pemain ISL Tak Bisa Ikut Timnas
Ketua Umum PSSI : Djohar Arifin Husin, menegaskan pemain yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) tidak bisa memperkuat Tim Nasional Indonesia, baik level senior maupun U-23.
Menurut Djohar, PSSI sebetulnya berharap dapat merangkul seluruh pemain yang berpotensi untuk membela Timnas. Namun, ia mengaku tak bisa berbuat banyak lantaran aturan tegas dari FIFA sebagai induk sepakbola dunia melarang pemain yang tidak berada di bawah naungan federasi.
"FIFA yang memperingatkan dan memberi teguran. Bukan Djohar ataupun PSSI. Dalam pertemuan kami dengan FIFA, mereka mengingatkan Pasal 79 Statuta FIFA. FIFA mengatakan, kalau Anda pakai pemain di luar kompetisi resmi, Anda akan kena denda," ujar Djohar di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Kamis 8 Desember 2011.
Menyikapi persoalan Timnas yang mayoritas diisi para pemain ISL, Djohar mengatakan pihaknya sangat menyayangkan kondisi tersebut. Djohar menganggap persoalan ini seutuhnya merupakan tanggungjawab para penyelenggara kompetisi di luar PSSI.
Tak hanya menyalahkan, Djohar juga menuding keberadaan ISL sebagai salah satu upaya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang ingin menghancurkan Timnas.
"Mereka yang menghancurkan Timnas. Bukan kami PSSI. Kami maunya semua pemain bisa main di Timnas. Instruksi saya kepada pelatih Rahmad Darmawan usai SEA Games, silakan pilih pemain semau Anda dari semua klub. Tapi ini FIFA yang ingatkan, bukan Djohar," jelas mantan staf ahli Menpora tersebut.
Tak hanya menyangkut para pemain Timnas Indonesia, Djohar juga mengingatkan para pemain asing yang kini berlaga di ISL. Menurut Djohar, larangan tegas FIFA tersebut juga berlaku bagi para pemain asing tersebut.
"Pemain asing yang ikut ISL juga akan kena sanksi tidak boleh main di negaranya. Negara mereka dilarang memainkan mereka jika tidak ingin bermasalah. Termasuk Safee Sali (Pelita Jaya FC)," kata Djohar.
Dualisme
Sebelumnya Penanggung Jawab Timnas, Bernhard Limbong, dan Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy, menegaskan semua pemain berhak membela Timnas, entah itu yang berkompetisi Indonesia Premier League dan ISL.
Bahkan saat baru terpilih menjadi Ketua Umum PSSI, Djohar dengan tegas mengatakan setiap pemain Indonesia memiliki hak membela Timnas. Djohar menegaskan hal tersebut saat terjadi dualisme kompetisi ISL dengan Liga Primer Indonesia.
"Siapa saja berhak membela 'Merah Putih', apakah dia bermain di ISL, LPI, atau tidak punya klub. Mereka adalah anak bangsa dan kita berharap mereka membuat prestasi yang terbaik. Yang perlu diperhatikan adalah mereka yang membela Timnas adalah mereka yang terbaik. Siapa pun dia, kami serahkan semuanya pada pelatih," tegas Djohar saat itu.
Selasa, 06 Desember 2011
Legenda Werewolf
Kisah binatang jadi-jadian yang banyak terdengar dalam budaya masyarakat kita, ternyata juga terdapat di belahan lain bumi. Bahkan ada seorang tokoh dunia terkenal disebut pula sebagai salah satu pengidapnya. Benarkah makhluk demikian ada, bagaimana pula muasal kelahirannya?
Begitu beragamnya manusia jadi-jadian di bumi ini. Mulai darimanusia harimau atau manusia beruang di kawasan Asia,manusia hyena yang hidup di Afrika, manusia anjing hutan coyote diburu di Amerika Tengah, sedangkan manusia kadal berkeliaran di Selandia baru.
Sama halnya dengan mitos babi ngepet atau leak dalam sebagian masyarakat kita, atau orang Barat yang memfiksikannya dalam film semisal An American Werewolf in London (1981) dan Wolf (1994) yang diperani Jack Nicholson.
Ternyata semua binatang jadi-jadian itu memiliki karakter serupa. Misalnya, perubahan di malam hari, menularkan kemampuan berubah bentuk melalui tetesan darah dalam gigitan, luka yang terjadi dalam bentuk binatang juga muncul dalam ujud manusia, atau binatang jadi-jadian yang mati segera kembali berubah jadi manusia.
Akibat kutukan
Herodotus, sejarawan Yunani dari abad V SM, mengatakan pada + 2.400 tahun lalu, bahwa penduduk di daerah yang sekarang bernama Lithuania dan Polandia, mengaku berubah menjadi manusia serigala selama beberapa hari dalam setahun.
Masa itu manusia serigala adalah manusia dengan dorongan kuat memangsa manusia lainnya. Melalui sihir mereka berubah menjadi serigala hitam untuk memudahkan mewujudkan niatnya. Sekali berubah, menurut kepercayaan lama, akan terus menyimpan kekuatan dan kelicikan serigala.
Baru di abad 1 SM Virgil sebagai penulis Latin yang pertama kali menyebut-nyebut soal takhayul ini, kemudian diikuti oleh Propertius, Servius, dan Petronius. Petronius yang kepala urusan hiburan zaman pemerintahan Kaisar Nero (54 – 68) bertutur tentang manusia serigala dalam bentuk sastra roman Satyricon. Dengan bumbu terang bulan, pekuburan, dan luka abadi setelah kembali jadi manusia, membuat roman itu sebagai bacaan hiburan.
Sebagian tradisi Roma dan Yunani menganggap manusia berubah jadi serigala sebagai hukuman dewa, karena ia telah mempersembahkan korban berupa manusia, ujar Pliny (61 – 113).
Meski baru abad XVIII kisah tentang manusia serigala diterbitkan, bukan berarti orang berkurang minat terhadap manusia serigala. Justru kepercayaan itu demikian kuat, bahkan sering diterima sebagai kebenaran, bukan fiksi.
Menurut kepercayaan lama ada tiga macam manusia serigala. Pertama, yang memperolah kemampuan itu melalui keturunan. Konon, kutukan terhadap nenek moyang menjadikan setiap keturunannya menjadi manusia serigala. Kedua, orang yang dengan sukarela jadi serigala dengan alasan dan tujuan jahat. Sedangkan yang terakhir adalah manusia serigala berhati lembut dan baik. Kondisinya yang tidak lazim, malah membuatnya merasa malu.
Sebenarnya, transformasi sering dilakukan oleh dukun-dukun suku tertentu dengan tujuan baik untuk mengatasi masalah di kelompoknya. Saat langka makanan, misalnya, si dukun bisa saja berubah ujud menjadi binatang jadi-jadian serupa makhluk yang akan diburu, supaya lebih mudah melacak buruan itu.
Ada juga yang tidak berubah ujud tetapi meminjam tubuh binatang untuk memata-matai, menyantet, atau sekadar menakut-nakuti musuh.
Berjubah kulit serigala
Kasus manusia serigala yang mencolok terjadi di Prancis, awal abad XVII. Adalah Jean Grenier (13) yang merasa yakin dirinya manusia serigala. Di pengadilan Bordeaux, Grenier mengaku, 2 tahun sebelumnya membuat perjanjian dengan setan di hutan. Dengan kulit serigala yang menurut pengakuannya pemberian setan, tiap malam ia bisa berkeliaran sebagai serigala, namun di siang hari kembali ke bentuk manusia. Ia telah membunuh dan memangsa beberapa anak kecil yang sendirian di ladang, juga menculik bayi yang ditinggal di rumah.
Kasus manusia serigala yang mencolok terjadi di Prancis, awal abad XVII. Adalah Jean Grenier (13) yang merasa yakin dirinya manusia serigala. Di pengadilan Bordeaux, Grenier mengaku, 2 tahun sebelumnya membuat perjanjian dengan setan di hutan. Dengan kulit serigala yang menurut pengakuannya pemberian setan, tiap malam ia bisa berkeliaran sebagai serigala, namun di siang hari kembali ke bentuk manusia. Ia telah membunuh dan memangsa beberapa anak kecil yang sendirian di ladang, juga menculik bayi yang ditinggal di rumah.
Sejauh menyangkut perilaku kanibalisme, penyelidikan menunjukkan kebenaran pengakuannya. Namun dari sudut kedokteran, remaja ini digolongkan penderita lycanthropy. Kelainan jiwa ini menyebabkannya berkhayal tubuhnya berubah bentuk menjadi hewan. Menilik usianya yang masih belia, Grenier cuma dihukum kurungan seumur hidup di Biara Fransiskan, Bordeaux.
Perubahan Grenier dengan menyamar di bawah kulit serigala serupa dengan cara transformasi manusia beruang di Skandinavia yang menggunakan kulit beruang. Selain kulit binatang, konon ada alat lain, yaitu korset. Ada yang terbuat dari kulit asli binatang, ada yang dari kulit manusia yang dihukum gantung. Dua alat itu banyak dipakai di Prancis, Jerman, Skandinavia, dan beberapa negara Eropa Timur. “Benda sakti” lainnya adalah salep khusus berisi ramuan dari kelompok tanaman solanaceae yang membangkitkan halusinasi.
Selain itu ada lagi alat dan cara untuk bertransformasi yang berupa jimat, ramuan, dan mantera pemujaan pada iblis. Khusus pemakaian jimat, justru orang di sekitar si pemakai yang terpengaruh seakan melihat manusia serigala, padahal si pelaku tidak berubah. Di luar saat bulan purnama, perubahan sering terjadi spontan dan lepas dari kendali pelakunya.
Penampilan si pelaku yang menakutkan, tindak kejahatannya yang mengerikan, dan terutama karena kengerian terhadap kekuatan setan, membuat manusia serigala jadi obyek yang harus diburu dan dimusnahkan. Penghukuman terhadap mereka terjadi di hampir sepanjang sejarah di Eropa. Malah pelaku kejahatan apa pun dengan mudahnya dapat dijuluki manusia serigala.
Pembunuhan massal sering disebut akibat kejahatan serigala. Seperti yang menimpa Peter Stubbe di tahun 1590 (ada yang menyebut Peter Stump di tahun 1589) dari Bedburg, dekat Cologne. Ia dituduh sebagai serigala yang kanibal setidaknya pada 2 pria, 2 wanita hamil, dan 13 kanak-kanak, dan inses dengan adik perempuannya.
Hukuman yang diterimanya luar biasa. Setelah dicabik-cabik dengan penjepit, dilindas roda, dipancung, akhirnya tubuh tanpa kepala itu dibakar. Hukuman bakar hidup-hidup juga diberlakukan untuk gundik dan anak perempuannya.
Di Prancis dan Jerman, manusia serigala biasanya memang dibakar atau digantung. Seperti yang terjadi terhadap lebih dari 200 laki-laki dan perempuan Pirenea (antara Prancis dan Spanyol) di seputar abad XVI, karena diduga manusia serigala.
Menurut Elton B. McNeil dalam The Psychoses (1970), demam berburu manusia serigala bisa disamakan dengan perburuan terhadap penyihir. Secara kejiwaan mereka yakin, orang akan diberkati bila mampu menangkap pelayan atau sekutu iblis.
Tak heran, saat itu di Prancis banyak ditemukan manusia serigala kagetan. Dalam satu periode – antara 1520 – 1630 – di Prancis tercatat 30.000 kasus manusia serigala.
Ada beberapa patokan untuk menentukan apakah seekor serigala jadi-jadian atau tidak. Konon, manusia serigala akan mempertahankan suara dan mata manusianya. Sedangkan menurut suku Indian, yang berubah jadi serigala hanya bagian kepala, tangan, dan kaki.
Dalam ujud manusia, ada beberapa ciri khas yang membedakannya dengan manusia biasa. Dua ujung alisnya saling bertemu di tengah, jari-jari tangannya yang panjang agak kemerahan, dengan jari tengah yang sangat panjang. Selain telinganya agak ke bawah dan sedikit ke belakang, tangan dan kakinya cenderung berbulu lebat.
Rasa takut terhadap manusia serigala lebih mudah dipahami dengan mengetahui alasan takut terhadap serigala. Sebelum abad XX di Eropa dan Asia Utara, serigala dianggap binatang paling cerdik yang berbahaya bagi manusia dan ternak. Apalagi bila serigala itu gila. Cukup sekali gigit korbannya bisa tewas mengerikan. Sampai-sampai ada institusi pemerintah Prancis yang khusus mengontrol serigala, paling tidak sejak pemerintahan Charlemagne (768 – 814), hingga abad ini.
Di Eropa pada abad pertengahan, serigala terkadang digantung bersebelahan dengan pelaku kejahatan di tiang gantungan, sebagai simbol ditaklukkannya kejahatan. Serigala pernah jadi masalah serius Irlandia abad XVII, sehingga sepotong kepala serigala sama nilai hadiahnya dengan kepala pemberontak.
Hanya halusinasi
Ada pendapat, manusia serigala timbul akibat halusinasi. Antara lain, pengaruh racun ergot yang dihasilkan oleh jamur Claviceps purpurea pada gandum. Ergot mengandung bahan serupa materi mentah untuk membuat LSD.
Ada pendapat, manusia serigala timbul akibat halusinasi. Antara lain, pengaruh racun ergot yang dihasilkan oleh jamur Claviceps purpurea pada gandum. Ergot mengandung bahan serupa materi mentah untuk membuat LSD.
Halusinasi akibat ergot banyak terjadi di Eropa pada abad pertengahan. Itu tak lain karena masyarakat kebanyakan hanya bisa mengkonsumsi biji gandum yang terkontaminasi, sementara gandum bersih disimpan hanya untuk bangsawan. Maka, tanpa pengalaman atau ilmu sihir, bila memakan biji-bijian itu orang bisa merasa jadi katak atau serigala.
Satu kisah tragis terjadi tahun 1951 di Pont St Esprit di Rhone Valley, dengan korban keracunan ergot +300 orang. Lima orang mati, sedangkan kebanyakan cacat seumur hidup. Mereka yang cacat mengaku, telah mengalami halusinasi mengerikan. Ada pria yang merasa seolah-olah otaknya dilahap segerombolan ular merah. Ada pula yang sanggup membebaskan diri dari jaket pengikat orang gila sampai 7x, rontok giginya karena menggigit putus tali pengikat dari kulit yang membelenggunya, dan mampu membengkokkan dua batang teralis besi di jendela rumah sakit! Alasannya, pria itu merasa dikejar-kejar harimau.
Pendapat lain menduga manusia serigala adalah akibat persepsi keliru terhadap penyakit keturunan congenital porphyria. Menurut dr. Lee Illis dari Guy Hospital, London, pengidapnya amat tak tahan terhadap cahaya (karena itu mereka hanya bisa keluar malam hari), giginya berwarna merah atau coklat kemerahan, dan menunjukkan gejala gangguan jiwa (dari histeris ringan hingga depresi maniak). Borok lambat laun mengubah bentuk tangan mereka menjadi serupa cakar.
Namun, pendapat ini disanggah cendekiawan Almotarus, yang menjelaskan manusia serigala dalam bentuk manusia memiliki ciri khusus berupa mata cekung dan kering, serta kulit pucat. Selain itu luka pada kulit penderita jauh berbeda dengan kulit serigala.
Roh jahat dalam perjalanan astral
Pemahaman terhadap manusia serigala memasuki era baru menyusul keputusan terhadap Jean Grenier. Hakim-hakim di masa itu tidak mungkin lagi mengabaikan “koor” pendapat para dokter, yang yakin manusia serigala sebenarnya adalah penderita berbagai jenis dan tingkatan gangguan jiwa. Meski dokter Alfonso Ponce de Santa dari Spanyol masih menyebutnya sebagai gejala kemurungan jiwa akibat cairan tertentu yang dihasilkan empedu, yang diduganya telah menyerang otak.
Pemahaman terhadap manusia serigala memasuki era baru menyusul keputusan terhadap Jean Grenier. Hakim-hakim di masa itu tidak mungkin lagi mengabaikan “koor” pendapat para dokter, yang yakin manusia serigala sebenarnya adalah penderita berbagai jenis dan tingkatan gangguan jiwa. Meski dokter Alfonso Ponce de Santa dari Spanyol masih menyebutnya sebagai gejala kemurungan jiwa akibat cairan tertentu yang dihasilkan empedu, yang diduganya telah menyerang otak.
Maka dibedakan antara makhluk mitos manusia serigala dan penderita kejiwaan (lycanthrope).
Lycanthropy berakar dari kata Yunani lycos artinya serigala dan anthropos atau manusia. Meski ada yang menyebut secara berbeda. Robert Burton dalam buku pengobatan klasik The Anatomy of Melancholy (1621) misalnya, menggunakan istilah kegilaan terhadap serigala.
Mula-mula lycanthrope dipakai untuk menggambarkan fenomena kuno berupa kemampuan orang bermetamorfosis jadi binatang. Namun lama-lama istilah itu diaplikasikan khusus untuk orang yang di alam subnormal yakin mampu berubah bentuk. Keyakinan itu dikuatkan dengan dorongan bersikap sadis dan obsesi terhadap darah dan daging yang terus bertahan dari waktu ke waktu di berbagai tempat – bahkan di negara beradab. Selera terhadap daging manusia itulah yang mengubah manusia menjadi monster. Namun secara nyata penderita lycanthrope tidak pernah berubah bentuk, suara, dan perilaku menjadi serigala.
Mengenai penampilannya yang tetap manusia, pada abad XV – XVI penderita lycanthrope berkilah, bahwa bulu-bulu mereka tumbuh di bawah kulit. Seperti yang terjadi di Padua, Spanyol, tahun 1541, ketika seorang petani dengan keji membunuh dan mengoyak-ngoyak tubuh beberapa orang korbannya. Saat tertangkap, ia mengaku sebagai serigala meski secara fisik tidak berujud binatang. Itu tak lain karena bulu-bulunya tersembunyi di bawah, bukan di atas, kulit. Untuk membuktikan ucapannya, penduduk segera memotong lengan dan kakinya. Alhasil, kecewa yang didapat, yang ada cuma darah, otot, dan tulang biasa.
Malah dalam buku klasik tentang sadisme, masokisme, dan lycanthropy Man into Wolf, antropolog Inggris Dr. Robert Eisler menyebut kemungkinan Adolf Hitler sebagai penderita lycanthropy. Ia merujuk pada kesaksian bagaimana sang Fuhrer memiliki kebiasaan menggigit karpet saat mengamuk.
Sedangkan manusia serigala adalah orang yang dengan kekuatan sihir atau mantera khusus dipercaya mampu mengubah diri menjadi serigala. Ia benar-benar serupa serigala baik keganasan, kekuatan, kelicikan, dan kecepatan larinya. Ia bisa bertahan dalam kondisi itu selama beberapa jam saja atau bahkan permanen.
Pendapat yang menguatkan keberadaan manusia serigala didukung oleh spiritualis Rose Gladden dengan dasar pemikiran perjalanan astral. “Katakanlah ada orang yang pada dasarnya jahat, suka dengan hal-hal yang mengerikan. Saat ia melakukan perjalanan astral, roh jahat yang banyak berkeliaran bebas di udara akan menangkap, mengubahnya menjadi serigala atau binatang lainnya, dan memanfaatkannya untuk tujuan keji.”
Dorongan bebas nilai
Lain lagi pendapat paranormal terkemuka Prancis pada abad XIX Eliphas Levi, bahwa proses transformasi itu adalah suatu manifestasi simpati manusia terhadap naluri kebinatangannya. Menurutnya, manusia serigala tidak lebih dari tubuh nonfisik dan naluri ganas berbentuk serigala.
Dorongan bebas nilai
Lain lagi pendapat paranormal terkemuka Prancis pada abad XIX Eliphas Levi, bahwa proses transformasi itu adalah suatu manifestasi simpati manusia terhadap naluri kebinatangannya. Menurutnya, manusia serigala tidak lebih dari tubuh nonfisik dan naluri ganas berbentuk serigala.
Senada dengan itu, John Godwin, penulis Unsolved: The World of the Unknown, lebih menyoroti dorongan dalam diri manusia. Jujur saja, sebenarnya manusia memiliki sifat buruk serupa serigala yang selama ini ditekan untuk tidak muncul. “Dengan berubah, mereka bebas dari ujud fisik manusianya yang mengalangi mewujudkan dorongan dan keinginan kuat tanpa perlu merasa bersalah atau takut. Dalam ujud binatang, tidak ada lagi tabu yang harus dijaga. Karena binatang memang tidak mengenal tabu.”
Sedangkan James VI dari Skotlandia dalam Daemonologie (1597), melihat penyebabnya adalah segunung masalah yang dihadapi manusia mulai dari bencana alam dan cuaca buruk, gagal panen, serangan hama, dan kejahatan yang meningkat. Semua itu perlu seseorang atau sesuatu untuk disalahkan. Gampangnya, serigala dijadikan kambing hitam. Selain itu adalah ketidaksiapan penduduk untuk melepaskan kepercayaan atas makhluk sejenis itu membuat manusia serigala terus eksis dalam waktu lama.
Richard Carrington, penulis Mermaids and Mastodon menyamakan alasan di balik kepercayaan akan manusia serigala dengan kepercayaan primitif, bahwa monster sebenarnya bentuk yang diciptakan manusia sendiri, untuk mengkompensasikan posisinya sendiri yang demikian kecil di alam semesta.
Saat peradaban makin maju, mitos binatang menakutkan pun lenyap. Contohnya, suku Indian Sioux di Dakota Utara, AS, yang dulu percaya akan adanya binatang pemangsa manusia. Tapi, keturunannya di abad ini melupakan mitos itu. Menurut mereka, takhayul itu lahir akibat rasa takut terhadap mastodon yang berkeliaran di dataran Dakota.
Pendapat manusia serigala hanya takhayul belum mencapai kata putus. Jika benar itu sekadar ciptaan manusia, mengapa kisah itu bertahan sekian lama? Apa pula yahg membuat ilmuwan demikian getol berkutat memecahkannya?
Daftar 10 Mobil Termahal di Dunia
Jakarta - Ada ratusan merek dan ribuan tipe mobil yang dijual di dunia saat ini. Namun, diantara sekian banyak mobil yang ada, mobil apakah yang merupakan mobil termahal di dunia?
Untuk mencari hal tersebut, Forbes pun lalu mengumpulkan data semua mobil mahal yang diproduksi di dunia. Dari data yang ada, akhirnya Bugatti Veyron Supersport keluar sebagai mobil yang pantas mendapat predikat sebangai mobil termahal di dunia.
Mobil yang memiliki tenaga hingga 1.200 horsepower dan merupakan mobil yang juga memegang rekor sebagai mobil produksi tercepat di dunia ini memiliki banderol harga hingga US$ 2,6 juta atau sekitar Rp 23,4 miliar.
Lalu dibawah Bugatti ada Ferrari 599XX yang berbanderol US$ 2 juta atau sekitar Rp 18 miliar dan Zenvo ST1 berharga US$ 1,8 juta atau Rp 16,2 miliar.
Dari daftar yang ada, hampir semua mobil yang masuk daftar 10 mobil termahal adalah mobil bermodel sport. Hanya Maybach Landaulet yang berharga US$ 1,6 juta atau Rp 14,4 miliar saja yang mampu menampung penumpang lebih dari 2 orang.
Berikut daftar mobil termahal di dunia versi Forbes:
1. Bugatti Veyron Supersport: US$ 2.6 juta (Rp 23,4 miliar)
2. Ferrari 599XX: US$ 2 juta (Rp 18 miliar)
3. Zenvo ST1: US$ 1,8 juta (Rp 16,2 miliar)
4. Koenigsegg Agera R: US$ 1,7 juta (Rp 15,3 miliar)
5. Aston Martin One-77: US$ 1,4 juta (Rp 12,6 miliar)
6. Maybach Landaulet: US$ 1,4 juta (Rp 12,6 miliar)
7. Pagani Huayra: US$ 1,3 juta (Rp 11,7 miliar)
8. Hennessey Venom GT: US$ 1 juta (Rp 9 miliar)
9. SSC Tuatara: US$ 970.000 (Rp 8,7 miliar)
10. Porsche 918 Spyder: US$ 845.000 (Rp 7,6 miliar)
*Kurs US$ 1= Rp 9.035
Untuk mencari hal tersebut, Forbes pun lalu mengumpulkan data semua mobil mahal yang diproduksi di dunia. Dari data yang ada, akhirnya Bugatti Veyron Supersport keluar sebagai mobil yang pantas mendapat predikat sebangai mobil termahal di dunia.
Mobil yang memiliki tenaga hingga 1.200 horsepower dan merupakan mobil yang juga memegang rekor sebagai mobil produksi tercepat di dunia ini memiliki banderol harga hingga US$ 2,6 juta atau sekitar Rp 23,4 miliar.
Lalu dibawah Bugatti ada Ferrari 599XX yang berbanderol US$ 2 juta atau sekitar Rp 18 miliar dan Zenvo ST1 berharga US$ 1,8 juta atau Rp 16,2 miliar.
Dari daftar yang ada, hampir semua mobil yang masuk daftar 10 mobil termahal adalah mobil bermodel sport. Hanya Maybach Landaulet yang berharga US$ 1,6 juta atau Rp 14,4 miliar saja yang mampu menampung penumpang lebih dari 2 orang.
Berikut daftar mobil termahal di dunia versi Forbes:
1. Bugatti Veyron Supersport: US$ 2.6 juta (Rp 23,4 miliar)
2. Ferrari 599XX: US$ 2 juta (Rp 18 miliar)
3. Zenvo ST1: US$ 1,8 juta (Rp 16,2 miliar)
4. Koenigsegg Agera R: US$ 1,7 juta (Rp 15,3 miliar)
5. Aston Martin One-77: US$ 1,4 juta (Rp 12,6 miliar)
6. Maybach Landaulet: US$ 1,4 juta (Rp 12,6 miliar)
7. Pagani Huayra: US$ 1,3 juta (Rp 11,7 miliar)
8. Hennessey Venom GT: US$ 1 juta (Rp 9 miliar)
9. SSC Tuatara: US$ 970.000 (Rp 8,7 miliar)
10. Porsche 918 Spyder: US$ 845.000 (Rp 7,6 miliar)
*Kurs US$ 1= Rp 9.035
Hanya 13 Klub Yang Akan Berlaga di IPL
JAKARTA, MasterAgen.com – Kompetisi Indonesia Premier League (IPL) musim 2011-12 hanya akan diikuti 13 klub. Jumlah yang berkurang sebanyak empat klub dari jumlah yang dirilis oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola kompetisi sebelumnya. Dengan demikian, jadwal pertandingan yang telah ditetapkan juga akan berubah.
“Jelas ada perubahan jadwal. Jadwal yang baru menyesuaikan dengan jumlah klub yang turun di IPL,” kata CEO PT LPIS Widjajanto di kantor PSSI Senayan Jakarta, kemarin.
Daftar 13 klub yang akan turun di kompetisi IPL 2011/2012 adalah Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Semen Padang, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persiba Bantul, Persijap Jepara, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Arema Malang, Bontang FC, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.
Sedangkan empat klub yang sebelumnya diklaim turun di IPL dan saat ini memilih untuk mengikuti Indonesia Super League (ISL) adalah Persib Bandung, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, dan Persidafon Dafonsoro.
Keempat tim ini bahkan sudah tidak menjalani pertandingan yang telah ditetapkan 26 November lalu. Seharusnya pada pertandingan IPL, Persib Bandung berhadapan dengan Mitra Kukar, Persipura melawan Arema dan Persidafon melawan PSM Makassar.
“Dengan tidak menggelar pertandingan maka klub dinyatakan WO. Saat ini kami telah menyerahkan kasus ini ke Komite Displin dan Komite Kompetisi PSSI,” tambahnya.
Saat ini kompetisi sepak bola di Indonesia terpecah menjadi dua yaitu IPL dan ISL. Kompetisi itu makin menarik setelah Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akan memberikan rekomendasi kepada pengelola ISL yang saat ini keberadaannya tidak diakui oleh PSSI. Permohonan izin penyelenggaraan ISL telah diserahkan dan sedang dalam proses pengesahan.
PSSI sendiri terkejut dengan sikap BOPI dengan langsung menggelar jumpa pers untuk menyikapinya. Mereka menyayangkan hal itu dan baru akan menentukan sikap jika surat resmi sudah dikeluarkan BOPI. PSSI juga akan segera mengambil langkah hukum untuk pengurus PT Liga Indonesia.
“Jelas ada perubahan jadwal. Jadwal yang baru menyesuaikan dengan jumlah klub yang turun di IPL,” kata CEO PT LPIS Widjajanto di kantor PSSI Senayan Jakarta, kemarin.
Daftar 13 klub yang akan turun di kompetisi IPL 2011/2012 adalah Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Semen Padang, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Persiba Bantul, Persijap Jepara, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Arema Malang, Bontang FC, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.
Sedangkan empat klub yang sebelumnya diklaim turun di IPL dan saat ini memilih untuk mengikuti Indonesia Super League (ISL) adalah Persib Bandung, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, dan Persidafon Dafonsoro.
Keempat tim ini bahkan sudah tidak menjalani pertandingan yang telah ditetapkan 26 November lalu. Seharusnya pada pertandingan IPL, Persib Bandung berhadapan dengan Mitra Kukar, Persipura melawan Arema dan Persidafon melawan PSM Makassar.
“Dengan tidak menggelar pertandingan maka klub dinyatakan WO. Saat ini kami telah menyerahkan kasus ini ke Komite Displin dan Komite Kompetisi PSSI,” tambahnya.
Saat ini kompetisi sepak bola di Indonesia terpecah menjadi dua yaitu IPL dan ISL. Kompetisi itu makin menarik setelah Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) akan memberikan rekomendasi kepada pengelola ISL yang saat ini keberadaannya tidak diakui oleh PSSI. Permohonan izin penyelenggaraan ISL telah diserahkan dan sedang dalam proses pengesahan.
PSSI sendiri terkejut dengan sikap BOPI dengan langsung menggelar jumpa pers untuk menyikapinya. Mereka menyayangkan hal itu dan baru akan menentukan sikap jika surat resmi sudah dikeluarkan BOPI. PSSI juga akan segera mengambil langkah hukum untuk pengurus PT Liga Indonesia.
Senin, 05 Desember 2011
10 Keajaiban Dunia
10 Keajaiban Dunia – Dunia ini memang benar-benar luas adanya. Berbagai macam jenis wisata pasti ada pada setiap wilayahnya. Dan tempat-tempat wisata yang sangat sayang kalau tidak dikunjungi adalah wisata yang masuk dalam kategori 10 Keajaiban Dunia yang sudah pasti paling mengagumkan. Penasaran kan dengan Keajaiban Dunia tersebut.
Berikut 10 Keajaiban Dunia yang paling mengagumkan yang mungkin bisa dijadikan referensi untuk kalian kunjungi.
1. Candi Borobudur, juga termasuk Tempat Wisata Jogja paling populer.
2. Tembok Raksasa China, sudah pasti ada di wilayah China.
3. Chichen Itza, ada di Meksiko dan merupakan peninggalan dari suku maya.
4. Taj Mahal, terletak di wliayah Negara India.
5. Giza Pyramid, berada di Mesit dan merupakan piramida tertua yang ada saat ini.
6. Patung Kristus Penebus, bertempat di Negara sepak bola Brazil.
7. Colosseum, gedung pertunjukkan pada zaman dahulu di Roma Italia.
8. Alhambra, merupakan kompleks istana yang ada di Spanyol.
9. Machu Piccu, yaitu reruntuhan Inca pra-Columbus yang ada di Peru.
10. Acropolis, ada di Yunani.
Nah itu tadi sekilas informasi mengenai 10 Keajaiban Dunia yang paling mengagumkan. Pastinya pemandangan yang disajikan di Keajaiban Dunia tersebut ga kalah menarik dengan Tempat Wisata Indonesia. Dan tentu saja sangat menarik untuk diketahui kisah-kisah terbentuknya seperti halnya Legenda Surabaya di Negara Indonesia.
100 Universitas Terbaik di indonesia versi Webometrics
RANK DUNIA | NAMA UNIVERSITAS | | RANKING INDONESIA | VISIBILITY | RICH FILES | SCHOLAR |
| | | | | | | |
| 569 | | 1 | 684 | 719 | 566 | |
| | ||||||
| 611 | | 2 | 616 | 931 | 682 | |
| | ||||||
| 789 | | 3 | 1,114 | 567 | 1,213 | |
| | ||||||
| 813 | | 4 | 1,448 | 676 | 734 | |
| | ||||||
| 1117 | | 5 | 1,869 | 987 | 734 | |
| | ||||||
| 1127 | | 6 | 1,360 | 1,349 | 734 | |
| | ||||||
| 1348 | | 7 | 1,271 | 1,940 | 1,878 | |
| | ||||||
| 1474 | | 8 | 2,484 | 1,560 | 734 | |
| | ||||||
| 1517 | | 9 | 2,811 | 1,851 | 734 | |
| | ||||||
| 1520 | | 10 | 1,472 | 1,736 | 2,346 | |
| | ||||||
| 1724 | | 11 | 2,680 | 3,207 | 357 | |
| | ||||||
| 1744 | | 12 | 2,937 | 1,205 | 734 | |
| | ||||||
| 1834 | | 13 | 2,325 | 2,291 | 1,971 | |
| | ||||||
| 2085 | | 14 | 1,282 | 3,844 | 3,356 | |
| | ||||||
| 2087 | | 15 | 4,095 | 2,473 | 291 | |
| | ||||||
| 2182 | | 16 | 2,613 | 2,565 | 2,512 | |
| | ||||||
| 2310 | | 17 | 4,494 | 2,282 | 734 | |
| | ||||||
| 2317 | | 18 | 4,360 | 3,686 | 146 | |
| | ||||||
| 2356 | | 19 | 4,318 | 2,814 | 734 | |
| | ||||||
| 2495 | | 20 | 2,554 | 1,557 | 4,873 | |
| | ||||||
| 2609 | | 21 | 4,156 | 2,094 | 2,102 | |
| | ||||||
| 2611 | | 22 | 3,252 | 2,009 | 3,507 | |
| | ||||||
| 2754 | | 23 | 5,448 | 2,704 | 1,705 | |
| | ||||||
| 2798 | | 24 | 3,105 | 2,984 | 2,875 | |
| | ||||||
| 2845 | | 25 | 5,277 | 2,640 | 734 | |
| | ||||||
| 2927 | | 26 | 3,745 | 5,091 | 962 | |
| | ||||||
| 3092 | | 27 | 3,191 | 2,313 | 5,145 | |
| | ||||||
| 3229 | | 28 | 4,220 | 1,321 | 4,394 | |
| | ||||||
| 3242 | | 29 | 2,706 | 3,698 | 6,988 | |
| | ||||||
| 3574 | | 30 | 6,908 | 3,036 | 785 | |
| | ||||||
| 4024 | | 31 | 5,056 | 4,199 | 3,150 | |
| | ||||||
| 4104 | | 32 | 8,204 | 4,273 | 485 | |
| | ||||||
| 4183 | | 33 | 5,690 | 4,152 | 3,300 | |
| | ||||||
| 4249 | | 34 | 6,411 | 5,263 | 1,577 | |
| | ||||||
| 4293 | | 35 | 5,744 | 2,143 | 4,971 | |
| | ||||||
| 4307 | | 36 | 3,713 | 5,276 | 10,216 | |
| | ||||||
| 4318 | | 37 | 4,356 | 6,724 | 4,033 | |
| | ||||||
| 4427 | | 38 | 2,958 | 7,686 | 10,216 | |
| | ||||||
| 4532 | | 39 | 5,495 | 3,146 | 6,408 | |
| | ||||||
| 4696 | | 40 | 5,272 | 3,438 | 6,447 | |
| | ||||||
| 4756 | | 41 | 6,075 | 4,998 | 4,516 | |
| | ||||||
| 5213 | | 42 | 7,286 | 4,329 | 3,522 | |
| | ||||||
| 5287 | | 43 | 5,520 | 4,680 | 7,977 | |
| | ||||||
| 5387 | | 44 | 6,333 | 5,532 | 4,757 | |
| | ||||||
| 5721 | | 45 | 6,219 | 5,044 | 8,570 | |
| | ||||||
| 5741 | | 46 | 7,697 | 5,079 | 9,063 | |
| | ||||||
| 5856 | | 47 | 4,812 | 7,889 | 10,216 | |
| | ||||||
| 6023 | | 48 | 10,577 | 5,128 | 1,797 | |
| | ||||||
| 6210 | | 49 | 6,159 | 5,160 | 8,570 | |
| | ||||||
| 6522 | | 50 | 7,099 | 4,125 | 8,570 | |
Langganan:
Komentar (Atom)





